Teknologi informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan setiap perusahaan, secara umum teknologi informasi dapat diterapkan di segala bidang bisnis, baik dari bidang pelayanan masyarakat, rumah sakit, pendidikan, pemerintahan, swasta dll. Setiap bisnis yang menggunakan teknologi informasi secara efektif mereka akan memproses informasi dengan cepat.

Sebagian besar perusahaan modern sudah menggunakan teknologi informasi untuk membantu kinerja di dalam operasional bisnis mereka, sebagai contoh dalam penerapan ini adalah penggunaan Sistem Informasi Bisnis, dimana sebuah proses bisnis perusahaan bergantung pada sebuah sistem informasi. perusahaan perlu merencanakan kelangsungan operasional bisnis mereka dengan membuat stretegi yang disebut dengan IT Disaster Recovery Plan.

IT Disaster Recovery Plan merupakan stretegi untuk membuat perencanaan perlindungan terhadap aset IT, karena saat ini IT sudah menjadi aset penting dalam perusahaan, aset-aset yang perlu di lindungi ini meliputi, Data, Infrastruktur IT, Aplikasi.

Apa yang harus dilakukan ketika teknologi informasi anda berhenti bekerja ?

Perusahaan besar dan kecil sama-sama memiliki kebutuhan umum seperti membuat dan mengelola informasi data secara elekronik. Banyak data yang penting dan juga beberapa data yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan melanjutkan operasi bisnis dalam perusahaan.

Dampak dari kehilangan data ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti : kerusakan hardware, kesalahan manusia, hacking atau malware. Sehingga tindakan untuk melakukan backup data dan pemulihan informasi elektronik ini sangat penting.

IT Recovery Strategies

Strategi Pemulihan yang harus dikembangkan ini bertujuan untuk memulihkan aset perusahaan dalam lingkup infrastruktur IT diantaranya meliputi aplikasi, data dan sistem informasi yang termasuk diantaranya infrastruktur jaringan, server, desktop, laptop, dan internet. Prioritas utama dalam strategi untuk pemulihan ini harus konsisten dengan prioritas sebuah fungsi bisnis proses didalam perusahaan. Sumber daya TI yang dibutuhkan dalam mendukung fungsi bisnis ini adalah dengan cara mengidentifikasi waktu dan proses. Waktu pemulihan untuk sumber daya TI harus sesuai dengan tujuan bisnis proses perusahaan yang sangat tergantung pada sumber daya TI.

Di dalam Sistem teknologi informasi memliki suatu komponen yang saling terkait diantaranya perangkat keras, perangkat lunak, data dan konektivitas. Tanpa salah satu komponen tersebut, sistem tidak dapat berjalan. Oleh karena itu, strategi pemulihan harus dikembangkan untuk mengantisipasi hilangnya satu atau lebih komponen sistem berikut :

  • Lingkungan ruang komputer (ruang komputer aman dengan pengatur suhu, AC dan UPS, dll)
  • Hardware (jaringan, server, komputer desktop dan laptop, Wireless & router)  Konektivitas ke penyedia layanan (fiber, kabel, wireless, dll)
  • Aplikasi perangkat lunak (pertukaran data elektronik, surat elektronik, manajemen sumber daya perusahaan, produktivitas kantor, dll)
  • Data dan restorasi

Beberapa aplikasi bisnis tidak bisa mentolerir downtime. Mereka memanfaatkan data center yang mampu menangani semua kebutuhan pengolahan data yang berjalan secara paralel dengan memanfaatkan data mirroring atau sinkronisasi antara dua data-center. Ini merupakan solusi yang sangat mahal dan hanya perusahaan besar mampu mengeluarkan biaya untuk ini. Namun, ada solusi lain yang tersedia untuk lingkup usaha kecil menengah untuk melindungi aplikasi bisnis mereka.

Internal Recovery Strategies

Banyak perusahaan memiliki akses ke lebih dari satu fasilitas. Dengan memanfaatkan Hardware alternatif yang dapat dikonfigurasi untuk perangkat lunak aplikasi yang serupa bila diperlukan. Dengan asumsi data yang didukung berada luar lokasi atau data mirroring antara dua lokasi, sehingga jika terjadi bencana, data dapat segera dipulihkan kembali di lokasi alternatif agar operasional dapat berjalan kembali.

Vendor Supported IT Recovery Strategies

Ada vendor yang menyediakan dukungan penuh terhadap solusi IT Disaster Recovery, dalam hal ini vendor biasanya menyediakan layanan perangkat lunak, hardware dan co-location server di dalam sebuah data-center yang secara umum di dalamnya terdapat hardware software dan konektivitas serta fasilitas keamanan yang diberikan untuk melindungi sistem informasi, aplikasi dan data terhadap aktifitas luar seperti hacking dan malware, data center ini biasanya telah memenuhi standar data center tinggi. Sehingga tingkat ketersediaan layananya juga tinggi. Layanan-layanan yang dapat di manfaatkan dari vendor ini diantaranya : Cloud, VPS, Hosting, Co-Location.

Mengembangkan Perencanaan IT Disaster Recovery

Sebuah Bisnis harus dapat mengembangkan rencana pemulihan bencana terhadap aset TI. Yang dimulai dengan menyusun inventarisasi perangkat keras (misalnya server, desktop, laptop, dll), aplikasi perangkat lunak dan data. Rencana tersebut harus mencakup strategi untuk memastikan bahwa semua mendukung informasi penting.

Mengidentifikasi aplikasi perangkat lunak dan data penting serta hardware yang dibutuhkan untuk menjalankannya. Yang dapat digunakan untuk membantu mereplikasi konfigurasi ke hardware baru. memastikan bahwa salinan program perangkat lunak yang tersedia untuk memungkinkan instalasi ulang pada peralatan pengganti. Dengan memprioritaskan hardware dan software pemulihan.

Mendokumentasikan perencenaan pemulihan IT dari bencana sebagai bagian dari rencana kesinambungan bisnis. Menguji rencana berkala untuk memastikan bahwa strategi pemulihan ini dapat bekerja.

Backup Data

Perusahaan secara berkala akan menghasilkan sejumlah data atau file yang berubah sepanjang hari, dan peluang terjadinya kegagalan hardware ini, dapat menyebabkan data hilang. Hal ini secara signifikan dapat mengakibatkan terhambatnya proses bisnis di dalam perusahaan.

Backup data harus menjadi bagian terpenting dari rencana untuk pemulihan dari bencana yang akan terjadi. Dengan mengembangkan strategi ini, backup data dapat di mulai dari mengidentifikasi data apa saja yang harus di backup, membuat penjadwalan dan melakukan backup secara berkala kemudian memvalidasi keakuratan data yang di dukung.